"Bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar, dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang" (Mat. 4:16, lihat juga Yes. 9:1)
Suasana hidup tanpa pengenalan dan iman akan ALLAH ibarat sebagai dunia yang suram dan gelap. Dan kegelapan selalu menakutkan dan mencemaskan. Sebaliknya kalau kita tinggal dalam suasana terang, hati kita tenang dan lega, mata bisa berdaya guna melihat sesuatu yang ada di sekitar kita. Kelahiran YESUS menjadi suatu gambaran Terang Sejati yang menerangi semua orang yang hidup dalam kegelapan. TUHAN YESUS menuntun setiap orang pada jalan yang terang dan berpengharapan. Di mana ada terang, di sana ada keceriaan dan pengharapan.
Sesudah Yohanes ditangkap dan dipenggal kepalanya oleh Herodes, maka TUHAN YESUS mulai tampil di publik. DIA meneruskan ajakan Yohanes: "Bertobatlah sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!" (ayat 17) Hanya dengan pertobatan, orang bisa mencapai keselamatan! Pertobatan menjadi syarat utama agar kita layak menerima Kerajaan ALLAH yang dihadirkan oleh YESUS. Tetapi itu saja belum cukup! Pertobatan ini baru langkah awal yang harus diikuti dengan hidup menurut Kehendak-NYA: Hidup menurut bimbingan ROH dan kebenaran. Konsekuensinya kalau ada kita jumpai berbagai peristiwa atau tindakan yang tidak sesuai dengan kebenaran, kita harus berani mengoreksinya, apa pun resikonya, seperti resiko Yohanes Pembaptis ketika ia mengoreksi perkawinan raja Herodes dengan Herodias. Inilah fungsi kenabian yang harus berani kita lakukan pada zaman ini juga, bila diperlukan! Maka orang yang bertobat bukanlah pasif melainkan aktif untuk ikut terlibat dalam karya penyelamatan KRISTUS.
Menurut Rasul Yohanes seperti diungkap dalam Bacaan Pertama,hidup menuruti Perintah-NYA dan berbuat apa yang berkenan kepada-NYA, inilah jalan menuju keselamatan. Dan perintah-NYA adalah jelas yaitu: "supaya kita percaya akan Nama YESUS KRISTUS, ANAK-NYA, dan supaya kita saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan KRISTUS kepada kita" (1Yoh. 3: 23)
Singkatnya, percaya kepada YESUS itu harus diwujudkan dalam karya kasih, mengampuni dan "melenyapkan segala penyakit dan kelemahan" yang masih terdapat di dalam umat maupun masyarakat kita. Hanya dengan cara itu, maka menurut Yohanes, "ALLAH ada di dalam kita, yaitu ROH yang telah IA karuniakan kepada kita" (ayat 24).
Pertanyaan reflektif: Setelah kita sendiri bertobat, maukah dan beranikah kita jalankan tugas kenabian dalam menegakkan kebenaran?
Ya TUHAN, bantulah aku agar selalu terbuka dan peecaya pada Terang-MU. Tambahkanlah imanku, hingga aku tidak hanya pasif sebagai penonton dalam hidup ini, melainkan mau melibatkan diri dalam karya penyelamatan-MU. Amin. (Baca : •1Yoh. 3:22 - 4:6; dan •Mat. 4: 12-17, 23-25.)
Ikuti Terus Renungan dari
Selamat pagi. Selamat beraktivitas kembali. AMDG. Berkat TUHAN
PK/hr
🆁🅰🅶🅸 Senin 4 Januari 2021 :
Hari Biasa Sesudah Penampakan TUHAN :
•1Yoh. 3:22 - 4:6;
•Mzm. 2: 7-8, 10-11;
•Mat. 4: 12-17, 23-25.
