Kedua Bacaan Suci pada renungan ditulis oleh penulis yang sama yaitu Yohanes Rasul; sedangkan yang ditulis dalam perikop Injil hari ini adalah tentang Yohanes Pembaptis, seorang yang sangat vokal dan keras pengajarannya. Hidupnya sangat sederhana, tinggal di padang gurun. Suaramya menggelegar menyerukan orang-orang supaya bertobat.
Banyak orang terkesima mendengarkan ajarannya yang sangat bermutu dan berwibawa itu. Itulah srbabnya orang mengira bahwa dialah Mesias. Tapi Yohanes Pembaptis tidak gila hormat dan gila pujian, melainkan ia sangat rendah hati dan jujur. Katanya : "AKU bukan Mesias" juga bukan Elia atau Nabi yang lain(lih. Yoh. 1:20, 21). Ia mengungkap jati dirinya dengan mengutip nubuat Yesaya 40: 3: "AKU-lah suara yang berseru-seru : Persiapkanlah di padang gurun jalan untuk TUHAN. Luruskanlah di padang belantara jalan raya bagi ALLAH kita! (Yes. 40: 3; lih.Yoh.1: 23).
Yohanes tidak mau memanipulasi identitas sendiri. Bahkan ia menyamakan dirinya sebagai budak: Membuka tali kasut-NYA pun aku tidak layak" ia menyatakan kebenaran tentang diri nya dihadapkan dengan pribadi YESUS..Melalui Kesaksian dan teladan nya, ia menunjukkan KRISTUS, Sang Mesias, kepada orang banyak.
Kita pun diundang dan ditantang untuk berani menampakkan KRISTUS kepada orang lain dengan menunjukkan jati diri sebagai anak-anak ALLAH dengan tutur kata yang baik dan tingkah laku yang patut diteladani. Bersaksilah dengan berani, jujur dan rendah hati. Ataukah kita memang takut ketahuan identitas kita yang sebenarnya?
Sementara itu Yohanes Rasul mengingatkan kita dalam Bacaan Pertama_agar waspada terhadap _antikristus. MereKa adalah orang-orang yang menyangkal YESUS sebagai KRISTUS
atau Mesias, menyangkal BAPA dan ANAK, serta disebut juga sebagai pendusta yang membawa penyesatan. Ia juga mengingatkan bahwa kehadiran pendusta itu bisa muncul dari jemaat itu sendiri, seperti musuh dalam selimut. Sebab itu kita harus saling ingat kan dengan rendah hati dan lebih terbuka untuk mendengarkan Suara ROH KUDUS, yang terus mengajarkan kebenaran kepada mereka.
Menarik sekali dua Orang Kudus yang kita rayakan hari ini, yaItu Santo Basilius Agung (330-379) dan Gregorius dari Nazianze (329-389) .Mereka adalah Uakup dan Pujangga Gereja. Seperti Yohanes Pembaptis mereka tidak menonjolkan dan menyanjung diri serta karya mereka, meski peluang untuk disanjung besar sekali. Mereka juga tidak mau terjebak dalam.promosi pencitraan diri serta karya mereka seperti dilakukan orang zaman sekarang. Sebaliknya mereka mengorbitkan dan mewartakan YESUS dengan gigih, menulis dan menerbitkan banyak buku untuk menpertahankan iman Gereja yang saat iru banyak diserang oleh Arius yang menyebarkan ajaran sesat Arianisme.
Jika kita ada peluang untuk disanjung, apakah kita mau memanfaatkan kesempatan itu atau bersikap low peofile saja?
Ya TUHAN, jadikanlah aku orang yang berani, jujur dan rendah hati untuk bisa bersaksi tentang ENGKAU di tengah masyarakatku. Santo Basiliua Agung dan Gregorius dari Nazianze, doakanlah aku. Amin ( Bac: 1 Yoh. 2: 22-28 dan Yoh.1: 19 -28. ) Ikuti Terus Renungan Menarik Lainnya ,
RAGI Sabtu 2 Januari 2021 Peringatan Wajib St. Basilius Agung dan Gregorius dari Nazianze, Uskup & Pujangga Gereja : 1 Yoh. 2: 22-28: Mzm. 98: 1, 2-3ab, 3cd-4; Yoh.1: 19 -28.
Hari Sabtu Imam
Selamat pagi. Selamat menjalankan aktivitas pada akhir minggu. Berkat TUHAN .